Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 28 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Ironi Hukum RI Terduga Pencuri Ayam Meregang Nyawa, Tersangka Korupsi Diperlakukan Istimewa
Hukum

Ironi Hukum RI Terduga Pencuri Ayam Meregang Nyawa, Tersangka Korupsi Diperlakukan Istimewa

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 28, 2026 12:53 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi
Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi. (Foto; Owrite)
SHARE

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengatakan, dua peristiwa yang terjadi hampir bersamaan memperlihatkan ironi rasa keadilan di Indonesia. 

Di satu sisi, seorang pria yang diduga mencuri ayam tewas setelah diamuk massa di Bali. Sementara di sisi lain, penanganan terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang telah berstatus tersangka kasus dugaan korupsi dan TPPU memunculkan perdebatan publik, karena dinilai berbeda dari penanganan tersangka pada umumnya.

Baca juga:
Psikolog Forensik Soroti Kejanggalan Kematian Karumga Eks Jampidsus, Minta Investigasi… Kasus kematian kepala rumah tangga (Karumga) eks Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus…
Klaim Febrie Dikriminalisasi Ancam Kepastian Hukum, Prabowo Diminta Turun Tangan Akademisi Fakultas Hukum Bisnis Universitas Bina Nusantara (Binus) Muhammad Reza Syarifuddin Zaki…
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polisi: Hoaks Mencuat rumor terkait ajudan dari eks Jaksa Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)…
  • Psikolog Forensik Soroti Kejanggalan Kematian Karumga Eks Jampidsus, Minta Investigasi Mendalam
  • Klaim Febrie Dikriminalisasi Ancam Kepastian Hukum, Prabowo Diminta Turun Tangan
  • Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polisi: Hoaks

Belakangan ini kita dihentakkan oleh sesuatu yang mengandung ironi. Ada seorang anak kecil yang diabadikan dalam sebuah gambar yang hari ini beredar luas di media sosial. Anak itu menangis sambil memegang tangan orang dewasa di sebelahnya. Ia benar-benar meratapi kepergian bapaknya yang dikeroyok hingga tewas, karena dituding mencuri seekor ayam,”

kata Islah kepada Owrite, Selasa, 28 Juli 2026.

Tragedi tersebut menurutnya menunjukkan seorang warga yang baru berstatus terduga pelaku sudah kehilangan nyawa sebelum melalui proses penyelidikan, penyidikan, hingga persidangan. Kondisi itu, sambung Islah, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban termasuk anak yang ditinggalkan.

Di sisi lain, Islah menyoroti penanganan terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU. Ia menilai perlakuan terhadap Febrie memunculkan persepsi adanya perlakuan yang berbeda dibandingkan tersangka lain.

Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali, DPR: Bukti Negara Belum Mampu Lindungi Rakyat Rentan

Di sisi lain, ada seorang petinggi Kejaksaan Agung. Jelas-jelas ia menjadi tersangka korupsi. Jelas-jelas ia menjadi tersangka tindak pidana pencucian uang. Namanya Febrie Adriansyah. Ia digelandang ke tahanan tanpa diborgol, tanpa mengenakan rompi tahanan sebagaimana tersangka-tersangka lainnya. Seolah-olah karena ia adalah penegak hukum, seorang petinggi di Kejaksaan Agung, maka hak-hak istimewa itu harus diberikan,”

ucapnya.

Islah berpandangan kontras dua peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai rasa keadilan di tengah masyarakat. Menurutnya, hukum semestinya melindungi setiap orang melalui proses yang adil tanpa membedakan latar belakang maupun jabatan.

Ini adalah dua sisi yang tidak berkeadilan. Bagaimana mungkin di satu sisi ada seseorang yang baru dituding, belum ada proses penyelidikan, belum ada proses penyidikan, bahkan belum ada proses pengadilan, tetapi sudah dikeroyok hingga tewas,”

ungkapnya.
Akbar Faizal Kritik Pedas: Kejagung Bikin Cemas, Perlakukan Febrie bak “Anak Emas”?

Lalu kematiannya diratapi oleh seorang anak perempuan yang masih kecil. Miris sekali. Di sisi lain, hukum hanya tampak tajam kepada rakyat kecil, tetapi tumpul kepada orang-orang yang berada di atas,”

tambahnya.

Selain mengkritik penegakan hukum, Islah juga menilai masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menghentikan praktik main hakim sendiri. 

Baca juga:
Pencucian Uang Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Penyidik Polri, 6 Saksi… Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa penyidik Polri terkait kasus dugaan pencucian…
Tak Toleransi Standar Rendah, BGN "Gembok" Permanen 833 Dapur MBG… Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengatakan keputusan menghentikan operasional 833 dapur…
YLBHI Tolak Babinsa Urus Pajak: Rawan Korupsi dan Bikin "Alat… Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur berpendapat pelibatan Babinsa…
  • Pencucian Uang Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Penyidik Polri, 6 Saksi Mangkir
  • Tak Toleransi Standar Rendah, BGN "Gembok" Permanen 833 Dapur MBG Bandel
  • YLBHI Tolak Babinsa Urus Pajak: Rawan Korupsi dan Bikin "Alat Peras" Baru

Ia mengingatkan agar kemarahan publik tidak hanya diarahkan kepada warga yang lemah, sementara dugaan kejahatan yang melibatkan pejabat negara tidak memperoleh tekanan yang sama.

Begitu pula perilaku sosial kita. Terhadap masyarakat bawah yang kita anggap pencuri atau penjahat, kita begitu ganas. Namun ketika berhadapan dengan pejabat yang memiliki kekuasaan dan pengaruh, kita tidak mampu berbuat apa-apa,”

jelasnya. 

Kita hanya mengumpat tanpa mampu memberikan tekanan agar mereka dihukum seberat-beratnya. Ini adalah ketidakadilan kita semua,”

tandasnya.
Tag:Eks JampidsusFebrie AdriansyahHeadlineHukumIslah BahrawiKorupsikoruptormaling ayamPenegakkan Hukum
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
QRIS hingga BI-Fast, Ini Warisan Perry Warjiyo Setelah Tinggalkan Bank Indonesia
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
1
Terungkap! Ini Alasan John Herdman Nonton Timnas Indonesia dari Tribun saat Lawan Kamboja
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
2
Polisi Ungkap Kronologi Bentrok Maut di Jalan Tambak, Berawal dari Teguran Warga
By Syifa Fauziah
Bentrok di Jalan Tambak, Jakarta Pusat
3
PSSI Deg-degan! Fortuna Sittard Belum Putuskan Nasib Justin Hubner untuk Piala AFF 2026
By Hadi Febriansyah
Bek Timnas Indonesia Justine Hubner.
4
Tanpa Pandang Pangkat: Polri Ogah Pilih Kasih, Kasat Narkoba Polres Tangsel cs Disikat
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi polisi menyalahgunakan etomidate.
5

BERITA LAINNYA

Eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
Hukum

Klaim Febrie Dikriminalisasi Ancam Kepastian Hukum, Prabowo Diminta Turun Tangan

Akademisi Fakultas Hukum Bisnis Universitas Bina Nusantara (Binus) Muhammad Reza Syarifuddin Zaki…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
4 jam lalu
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto
Hukum

Polda Metro Tegaskan Kasat Narkoba Tangsel Tak Terlibat Kasus Narkoba, Tapi Tetap Diperiksa Etik

Polda Metro Jaya menegaskan Kasat Resnarkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Baihaqi
Amin Suciady
4 jam lalu
Wartawan memfoto barang bukti emas dan sejumlah uang saat ditampilkan pada konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Hukum

Pencucian Uang Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Penyidik Polri, 6 Saksi Mangkir

Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa penyidik Polri terkait kasus dugaan pencucian…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
17 jam lalu
Ilustrasi polisi memasang garis polisi di suatu lokasi penemuan mayat.
Hukum

Keadilan Makin Kritis: Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Kecil Tewas di Tangan Massa

Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) Islah Bahrawi mengatakan, rangkaian peristiwa yang…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up