Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan penyidikan kasus korupsi tata Kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) bakal berjalan seperti biasa. Kejagung sudah menolak pengajuan Justice Collaborator (JC) dari tersangka Sony Sonjaya.
Padahal, Sony sudah sering memberikan bocoran kepada penyidik soal dugaan keterlibatan pihak lain saat permohonan JC masih berproses.
Alat bukti yang kami dapat atau kami cari itu tidak bergantung kepada salah satu keterangan saja. Ya, kami punya alat bukti banyak,”
kata Dirdik Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi, Selasa, 23 Juni 2026.
Syarief menjelaskan penyidik sudah mengantongi sejumlah alat bukti seperti keterangan saksi, barang bukti elektronik, dokumen, hingga keterangan ahli.
Dia meyakini dengan alat bukti yang sudah dikantongi Kejagung bisa menjerat pihak lain dugaan korupsi MBG. Pun, hingga kini proses penyidikan di meja penyidik masih berjalan.
Sehingga kami menetapkan seorang tersangka atau membuka perkara ini lebih besar lagi atau lebih terang lagi,”
jelas Syarief.
Saat permohonan JC masih diproses, Sony kerap memberikan bocoran kepada penyidik seperti pengadaan CCTV bodong dan 41 nama yang diduga terlibat jual beli titik SPPG.
Syarief mengapresiasi informasi-informasi yang selama ini disampaikan Sony kepada penyidik. Dia bilang informasi tersebut masih ditelurusi kebenarannya.
Itu yang sedang kami dalami penyidikan ini,”
tutur Syarief.
Adapun salah satu penyebab utama Kejagung menolak JC Sony lantaran statusnya merupakan pelaku utama. Status Sony bersama dua eks petinggi BGN Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung jadi tersangka kasus korupsi itu.
Dijelaskan Syarief, permohonan JC mengacu pada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2011 tentang Perlakuan bagi Pelapor Tindak Pidana (Whistleblower) dan Saksi Pelaku yang Bekerjasama (Justice Collaborators) di Dalam Perkara Tindak Pidana Tertentu.
Dari dua syarat utamanya yakni bukan merupakan pelaku utama dan pelaku harus mengakui perbuatannya.
Memang belum ada yang menyatakan bahwa yang bersangkutan mengakui perbuatannya,”
ujar Syarief.













![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)










