Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Pidato Prabowo Dinilai Penuh Tuduhan, Pengamat: Banyak Pernyataan Nggak Berguna

Presiden memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan nasional, terutama di tengah situasi ekonomi dan politik yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden RI Prabowo Subianto saat hadiri puncak pekan nasional petani nelayan XVII 2026, Gorontalo. (Foto: YouTube Setpres).

Pengamat politik Fernando Emas menilai, sejumlah pidato Presiden Prabowo Subianto belakangan lebih banyak memunculkan kontroversi daripada memberikan solusi.

Ia meminta Presiden menghentikan pernyataan yang dinilai memecah belah masyarakat dan memperkeruh situasi politik.

Sebab menurutnya, jika Presiden benar-benar memiliki informasi mengenai pihak yang membiayai aksi demonstrasi mahasiswa atau menggerakkan kritik terhadap pemerintah, maka langkah yang tepat adalah menyerahkannya kepada aparat penegak hukum, bukan menyampaikannya dalam pidato politik.

Iklan

Kalau memang beliau tahu dan itu menyalahi undang-undang, ya silakan saja diproses secara hukum,”

kata Fernando Emas kepada Owrite, Jumat, 26 Juni 2026.

Dikatakan Fernando, sejumlah pernyataan Presiden yang mengaitkan para pengkritik pemerintah dengan antek asing, maupun pihak yang disebut didanai koruptor justru berpotensi memperdalam polarisasi di tengah masyarakat.

Kalau saya lihat Pak Prabowo ini banyak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang nggak berguna sebenarnya. Pernyataan-pernyataan yang sifatnya itu memecah belah anak bangsa,”

ungkapnya.

Ditambahkan Fernando, seorang kepala negara seharusnya lebih berhati-hati dalam memilih diksi ketika menyampaikan pidato kepada publik. Ia menilai setiap ucapan Presiden memiliki dampak besar terhadap stabilitas politik dan kondisi sosial di masyarakat.

Misalnya seperti pernyataan antek asing, terus kemudian dibiayai oleh para koruptor, dan terakhir kemudian tahu siapa yang membiayainya,”

jelasnya.

Apabila tuduhan tersebut benar dan didukung alat bukti, sambung Fernando, maka pemerintah semestinya segera mengambil langkah hukum, bukan membiarkannya menjadi pernyataan yang memicu polemik di ruang publik.

Sebagai kepala negara, sebagai presiden, harap dikurangi mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak berguna, yang mengandung kontroversi,”

tegasnya.

Fernando juga menilai Presiden memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan nasional, terutama di tengah situasi ekonomi dan politik yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Seharusnya beliau itu menjaga kondusif di negara kita ini. Ini malah seorang presiden membuat situasi yang semakin tidak kondusif, malah ada pernyataan-pernyataannya yang nggak berguna,”

tutupnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal